ISMAFARSI

ISMAFARSI Mengecam IAI & HISFARSI Terkait Permenkes 03/2020

Warta Apoteker – Cileungsi, Sabtu (01/02/2020) — Poin ketiga pernyataan sikap ISMAFARSI yang diterima Warta Apoteker terkait terbitnya Permenkes No. 03/2020 tentang Klasifikasi Dan Perizinan Rumah Sakit adalah mengecam Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) dan Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia (HISFARSI) yang tidak tegas dalam memprotes PERMENKES tersebut dan menuntut lebih serius dalam melindungi, memperjuangkan dan menjaga hak martabat profesi.

Hal ini dibenarkan Doni Setiawan menjawab Warta Apoteker di sela-sela kegiatan PRAMUNAS XVII ISMAFARSI di Depok yang dihadiri 55 Lembaga Eksekutif Mahasiswa Farmasi Indonesia.

“Taruhannya marwah profesi apoteker yang tercabik-cabik, ISMAFARSI memandang IAI sebagai organisasi profesi apoteker tidak tegas dan terkesan lamban merespon,” terang Doni Setiawan, Staf Ahli Kajian Strategis dan Advokasi ISMAFARSI kepada Warta Apoteker melalui sambungan telpon WA.

Hal yang sama dirasakan ISMAFARSI terhadap HISFARSI, masih menurut Doni, sejatinya HISFARSI sebagai himpunan seminat yang menaungi apoteker di rumah sakit langsung bergerak tanpa harus menunggu komando dari IAI sebagai organisasi induk terhadap pengebirian profesi.

Doni mengancam bahwa ISMAFARSI akan serentak melakukan aksi turun ke jalan jika permohonan audiensi dengan Menteri Kesehatan tidak dipenuhi. “Kami tunggu satu minggu ini, jika tidak ada langkah nyata dari PP IAI untuk menemui Menteri Kesehatan, maka ISMAFARSI yang akan bergerak,” tutup Doni mengakhiri perbincangan dengan Warta Apoteker.

About the author

subagiyo

Add Comment

Click here to post a comment