Innovation Warta Apoteker

MediTea: Teh Ramuan Prof. Dr. Apt. Djoko Agus Purwanto, M.Si

MediTea-3.jpg

CILEUNGSI – WARTA-APOTEKER.COM, Prof. Dr. Apt. Djoko Agus Purwanto, MSi, Guru besar Ilmu Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) berhasil meramu racikan teh hijau yang kemudian diberi nama MediTea. Prof Djoko menjelaskan bahwa salah satu dari banyaknya penyakit degeneratif yaitu penyakit karena penuaan yang muncul karena bertambahnya usia, adalah penyakit kanker sebagai penyakit yang paling berbahaya. Alasanya adalah hingga saat ini, belum ada rumah sakit yang dapat menjamin kesembuhan dari pasien penyakit tersebut. Dilansir TIMES Indonesia, “Jadi di rumah sakit memang ada protokol penanganannya namun tidak menjamin kesembuhan. Sehingga, lebih baik kita mencegah daripada terus terkena kanker. Jadi kalau kita terkena kanker maka akan muncul stres, maka akan bertambah parah kankernya,” jelasnya.

Prof Djoko juga memaparkan bahwa pencegahan kanker sejak dini melalui penanganan stress yang baik dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan antioksidan yang tinggi. “Menurunnya antioksidan dari dalam tubuh kita karena stres yang dialami, akan meningkatkan radikal bebas yang dikeluarkan oleh tubuh kita sendiri. Bila kondisi radikal bebas itu sendiri lebih tinggi daripada antioksidan yang berada di dalam tubuh kita, dalam hal tersebut akan sangat berbahaya. Oleh karena itu perlu kita masukan antioksidan dari luar,” paparnya.

Salah satu minuman dengan kandungan antioksidan yang sangat tinggi serta telah teruji secara klinis adalah Teh hijau herbal MediTea. Dengan kandunganya yang bernama (-)-epigalokatekin galat (EGCG) yang memiliki sifat antioksidan yang sangat luar biasa dibanding dengan teh hijau lainya, mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit degeneratif yang salah satunya adalah penyakit kanker.

Sumber: TIMES Indonesia