Published On: Sat, Aug 4th, 2018

Seminar in Pharmacoepidemiology and Pharmacoeconomics

Share This
Tags

ISPOR Indonesian Chapter, Center for Socio-Economics Studies in Pharmacy, Center for Social Pharmacy Studies and Pharmaceutical Public Policy, College of Pharmacy Pancasila University, MS Program in Hospital Pharmacy College of Pharmacy Pancasila University Class 27 sukses berkolaborasi menyelenggarakan Seminar in Pharmacoepidemiology and Pharmacoeconomics pada Kamis, 26 Juli 2018. Bertempat di Aston Priority Hotel, seminar dihadiri lebih kurang 50 orang peserta dari berbagai instansi seperti Kemenkes, Perguruan Tinggi dan Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UP.

Dalam sambutannya Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Kefarmasian, Dr. Ratna Djamil, M.S., Apt, mengucapkan rasa syukurnya karena berhasil menyelenggarakan seminar internasional dengan mendatangkan narasumber kelas dunia yang merupakan pakar di bidang Farmakoepidemiolgi dan Farmakoekonomi. Hal serupa juga disampaikan sebelumnya oleh Ketua Panitia, Sidhi Poernomo, Apt, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila, Ilmu Kefarmasian peminatan Farmasi Rumah Sakit.

Pada sesi pertama, Ketua ISPOR Indonesian Chapter, Ahmad Fuad Afdhal, Ph.D., memaparkan presentasinya yang berjudul “Pharmacoepidemiological Data for Pharmacoeconomimcs Evaluation“. “Health data from a population are needed for healthcare decision making. Meanwhile drug used data from a population particularly from epidemiology point of view should be evaluated“, papar Fuad.

Pada akhir sesi pertama, Fuad menyimpulkan bahwa, “Pharmacoepidemiology data are very of value in terms of relevancy, quality, and comprehensive for pharmacoeconomics evaluation. The increasingly cost of new drugs which are burden to the society, in which the application of pharmacoeconomics evaluation are important in all phases of clinical trials. Pharmacoepidemiology data are very much important in pharmacoeconomics decision making“.

Pada sesi kedua, pembicara dari University of Florida, Abraham G. Hartzema PharmD, MSPH, PhD, FISPE memaparkan presentasi yang diberi judul “Pharmacoepidemilogic methods in early safety signal confirmation (I)“. Prof Bram, begitu biasa Beliau disapa, memaparkan pokok-pokok penting dalam presentasinya seperti definisi Farmakoepidemiologi, menjelaskan tren dalam surveilans keamanan zat aktif, menunjukkan alasan perhatian terhadap metode observasi, demonstrasi bagaimana bias dan confounding dalam metode observasi ditangani dan menyajikan skenario masa depan untuk Farmakoepidemiologi.

Foto bersama Panitia dengan narasumber dan tamu undangan. (Foto Istimewa: Sidhi Poernomo)

Di akhir sesi, Prof Bram menjelaskan beberapa hal terkait masa depan dalam penelitian keamanan obat. Seperti terekam dalam slide presentasinya, penelitian keamanan obat nantinya harus memperhatikan beberapa faktor, antara lain:

  1. Transparency
  2. Move to Big Data
    • more patients
    • Integration of claims and clinical data
      • Clinical data including all health care deliveries
    • Linkages: birth and death certificates, driving records, educational records, and others
    • More data on the patients (Fitbit, Apple watch)
  3. IT approach : off the shelf research algorithms
  4. Establish early in the life cycle of the medication its safety profile
  5. Develop of semantic platform for drug information

Sementara itu ditemui di sela-sela acara, Krismayadi, S.Si., M.M., Apt dari Farmasi Universitas Binawan mengatakan pentingnya Farmakoepidemiologi dan Farmakoekonomi terutama sekali jika dikaitkan dengan Jaminan Kesehatan Nasional. “Harus lebih banyak lagi diadakan kegiatan serupa di kampus-kampus farmasi yang ada di Indonesia,” jelas Krismayadi. Menurutnya, selama ini kita (kampus farmasi) hanya berkutat pada aspek kualitas, mutu dan keamanan obat dan belum menyentuh aspek ekonomi, kualitas hidup dan patient safety.

Bagi yang berminat memiliki presentasi kedua narasumber bisa klik tautan berikut:

  1. Pharmacoepidemiological Data for Pharmacoeconomimcs Evaluation, Ahmad Fuad Afdhal, PhD
  2. Pharmacoepidemilogic methods in early safety signal confirmation (I), Abraham G. Hartzema PharmD, MSPH, PhD, FISPE

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>