Published On: Thu, Dec 28th, 2017

Kimia Farma & Telkom Sepakat Memperkuat Digitalisasi Bisnis

Share This
Tags

Businessman making presentation with his colleagues and business strategy digital layer effect at the office as concept. Free PhotoWarta Apoteker, Bandung – PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Kimia Farma) bersinergi dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk memperkuat digitalisasi bisnis. Digitalisasi tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk adaptasi terhadap perkembangan Information and Communication Technology (ICT) yang sangat pesat.

Perwujudan kemitraan bisnis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Digitalisasi Kimia Farma yang dilakukan oleh Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir dan Direktur Enterprise & Business Services Telkom, Dian Rahmawan di Hotel Novotel, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/12).

“Untuk menjadi perusahaan healthcare terkemuka sekaligus menjadi pemain industri farmasi global, kami akan menerapkan digitalisasi dari hulu ke hilir terhadap value chain bisnis Kimia Farma yang meliputi produksi sampai dengan retail (apotek). Penerapan teknologi ini akan mempermudah proses bisnis dan meningkatkan customer experience sehingga pelayanan kepada konsumen semakin optimal,” Kata Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir.

Foto Berita Terapkan Digitalisasi, Kimia Farma Gandeng Telkom Indonesia

Terapkan Digitalisasi, Kimia Farma Gandeng Telkom Indonesia (Foto Istimewa: Warta Ekonomi)

Dia menjelaskan, proses digitalisasi Kimia Farma Apotek meliputi penyediaan infrastruktur cloud dan jaringan (network), hardware, serta sistem aplikasi terpadu yang sekaligus terintegrasi dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang sudah diterapkan oleh Kimia Farma sejak Oktober 2016. Sistem aplikasi yang disediakan oleh Telkom terdiri dari smart stock, omni channel, customer loyalty, big data analytics, integrasi klinik, program rujuk balik, serta layanan home care.

“Kerja sama ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kedua BUMN, baik di tingkat nasional maupun global sehingga dapat memberikan nilai tambah dan manfaat bagi seluruh stakeholder,” ujarnya.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) farmasi pertama dan terbesar di Indonesia, Kimia Farma bertekad meningkatkan kapasitasnya menjadi pemain industri farmasi berbasis digital. Dengan digitalisasi, biaya operasional bisa dihemat hingga 20 persen. Sementara itu, keuntungan akan dibagi dua.

“Minimal 20 persen. Untuk berapa rupiahnya saya tidak mau ngomong. Sekarang profitabilitas margin di industri farmasi tipis. Katakanlah margin net income kita 2,5 persen setara Rp 400 miliar. Kita ingin di atas 5 persen di 2019 yaitu Rp 1 triliun. Kita sharing revenue dengan telkom. Mayoritas di kimia farma. Namun di telkom, create margin yang cukup juga. Intinya sinergi harus win win.”

Proses platform akan dimulai Mei tahun depan. Sementara, itu untuk digitalisasi apotek akan dimulai pada kuartal I 2018. “Tahap pertama, digitalisasi untuk apotek di seluruh nusantara yang direalisasikan pada kuartal 1 2018, Karena kita ingin segera memonetisasi apotek. Kemudian, penataan distribusi, klinik dan manufaktur serta RND (Penelitian dan pengembangan).”

Dalam kesempatan serupa, Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Dian Rachmawan, mengatakan dengan kapabilitas ekosistem digital yang dimiliki Telkom, serta didukung infrastruktur telekomunikasi yang menjangkau hingga ke pelosok Indonesia akan dapat mendorong penerapan ICT atau digitalisasi di Kimia Farma.

“Hal ini ditujukan guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat, serta memperkuat posisi Kimia Farma sebagai leading player di industri healthcare di Indonesia,” kata Dian.

Dian melanjutkan, program Digitalisasi Kimia Farma ini diharapkan dapat turut serta mewujudkan harapan Kementrian BUMN dalam hal digitalisasi BUMN di Indonesia. “Digitalisasi Kimia Farma ini merupakan salah satu wujud komitmen Telkom dalam membantu peningkatan keunggulan operasional BUMN melalui penerapan ICT yang terintegrasi.”

Sumber berita : Gandeng Telkom, Kimia Farma kembangkan digitalisasi bisnis

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>