Published On: Mon, Nov 7th, 2016

First Aid Bag ala Apoteker Indonesia

Share This
Tags
tas-obat

Tampilan Tas Obat GKM OBOR (Foto: Istimewa / Koleksi Pribadi Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm., Apt)

Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm., Apt kesal karena selama ini dia susah sekali menemukan obat-obatan yang dibawanya di tas ketika berpergian. Kekesalannya hampir sama ketika orang yang baru mengenalnya, akan berpikir kalau dirinya memiliki kekerabatan dengan pelawak senior Benyamin Sueb. “Waktu itu, saya sedang diwawancara untuk tahap terakhir penerimaan CPNS. Bapaknya menuduh kalau saya adalah salah satu anak dari Benyamin S,” ungkapnya kepada Warta Apoteker disertai tertawa kecil. Kejadian seperti ini dialaminya sejak Indri masih kanak-kanak dan dijadikan bahan candaan teman-temannya.

Kebanyakan tas untuk menyimpan obat adalah First Aid Box yang biasa dijumpai di masyarakat. Begitu pula dengan di luar negeri, belum ada tas obat yang didesain khusus untuk menyimpan obat untuk keperluan persedian obat di rumah tangga. “Tas obat ini murni ide kami, makanya kami mendaftarkan tas obat ini ke Ditjen HAKI, Kementerian Hukum dan HAM termasuk karya kami yang lainnya,” jelas apoteker pengasuh website konsultasi obat online ini.

“Tas obat ini murni ide kami, makanya kami mendaftarkan tas obat ini ke Ditjen HAKI, Kementerian Hukum dan HAM termasuk karya kami yang lainnya”

tas-obat-3

Pemberian Tas Obat sebagai cindera mata kepada salah seorang guru SMU 101 Jakarta Barat oleh Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm., Apt (Foto: Istimewa / Koleksi Pribadi Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm., Apt)

Bila dicermati, tas obat karya Indri bersama Tim GKM OBOR ini setiap obat memiliki kotak khusus untuk masing-masing jenis obat sesuai dengan jenis dan fungsinya. Indri sengaja menambahkan label obat dan waktu kadaluarsa obat dalam masing-masing kotak obat. “Dibandingkan dengan First Aid Box yang ada, tas obat kami selain menyimpan obat / alat P3K juga bisa menyimpan 13 jenis obat oral, 5 jenis obat luar berupa salap atau tetes, obat rutin / khusus serta tempat penyimpanan arsip pengobatan,” terang Indri yang merasa berdosa sebagai penganut faham One Day One Post, jika tidak menyempatkan waktunya untuk menulis setiap harinya.

Hebatnya lagi, tas obat ini dibuat dengan bentuk yang ergonomis dan dapat digantung di rumah ataupun dibawa ke luar rumah. So, tidak ada alasan untuk tidak memiliki tas obat ini… Cintailah produk-produk Indonesia.

 

About the Author

- Saya dapat dihubungi di Ahmad@Subagiyo.Com

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>