Published On: Sun, Sep 2nd, 2018

31 Agustus 2018: International Overdose Awareness Day

Share This
Tags

Cileungsi – Warta Apoteker, Overdosis yang disengaja atau tidak disengaja dapat terjadi ketika seseorang yang Anda kenal mengonsumsi terlalu banyak obat bahkan jika itu pertama kali mengonsumsi obat, apakah obat obat palsu, resep atau obat bebas (over the counter).

Apa yang harus Anda lakukan ketika Overdosis Obat?

Jika Anda menduga anak remaja Anda overdosis, mendapatkan perawatan medis dapat menyelamatkan nyawanya! Hubungi Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit di sekitar tempat tinggal Anda, berikan detail yang akurat tentang apa yang terjadi, dan pastikan Anda memberikan responden pertama atau petugas medis darurat dengan informasi sebanyak mungkin.

  • Obat apa saja yang dikonsumsi anak Anda?
  • Berapa lama anak Anda mengonsumsi?
  • Berapa banyak anak Anda mengonsumsi?
  • Siapa lagi yang harus dihubungi segera?

Bersikaplah terbuka dengan profesional medis yang mengajukan pertanyaan tentang anak yang Anda sayangi. Staf medis harus tahu sebanyak mungkin untuk merawatnya dengan benar.

Bantuan Rehabilitasi

Bantuan rehabilitasi bagi para pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia merujuk pada Peraturan Bersama tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke dalam Lembaga Rehabilitasi yang diterbitkan pada tahun 2014. Bantuan rehabilitasi juga merujuk pada Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2011.

Kedua peraturan ini memastikan para pengguna narkoba mendapatkan layanan rehabilitasi yang diperlukan dan tidak lagi ditempatkan sebagai pelaku tindak pidana atau kriminal. Mereka dapat melaporkan diri pada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) resmi yang tersebar di seluruh Indonesia, yang terdiri dari Rumah Sakit, Puskesmas, serta Lembaga Rehabilitasi Medis, baik milik pemerintah atau swasta.

Seluruh IPWL yang tersedia memiliki kemampuan melakukan rehabilitasi medis, termasuk terapi untuk menangani gejala, program detoksifikasi, terapi penyakit komplikasi, maupun  konseling. Sedangkan IPWL berbasis rumah sakit, juga dapat memberikan rehabilitasi medis yang memerlukan rawat inap.

Tahapan Rehabilitasi Medis

Ada tiga tahap rehabilitasi narkoba yang harus dijalani, yaitu:

  • Tahap pertama, tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi), yaitu proses di mana pecandu menghentikan penyalahgunaan narkoba di bawah pengawasan dokter untuk mengurangi gejala putus zat (sakau). Pada tahap ini pecandu narkoba perlu mendapat pemantauan di rumah sakit oleh dokter.
  • Tahap kedua, tahap rehabilitasi non medis, yaitu dengan berbagai program di tempat rehabilitasi, misalnya program therapeutic communities (TC), pendekatan keagamaan, atau dukungan moral dan sosial.
  • Tahap ketiga, tahap bina lanjut, yang akan memberikan kegiatan sesuai minat dan bakat. Pecandu yang sudah berhasil melewati tahap ini dapat kembali ke masyarakat, baik untuk bersekolah atau kembali bekerja.
Jika anak remaja Anda kelebihan dosis opioid (heroin, fentanil, opioid berdasarkan resep), Anda dapat menggunakan nalokson suatu antagonis opioid murni, yang tersedia tanpa resep di apotek di seluruh negeri.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>