Published On: Tue, Jul 2nd, 2019

Seluruh Puskesmas Di Kab Purworejo Memiliki Apoteker

Share This
Tags
Narasumber dari Dinas PMPTSP Kabupaten Purworejo menerima kenang-kenangan dari panitia (Foto: Istimewa / Dinas PMPTSP Kab. Purworejo)

WARTA-APOTEKER.COM, CILEUNGSI — Informasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti pada para peserta Seminar & Rakercab PC IAI Kabupaten Purworejo.

Sebagai bentuk komitmen terhadap profesi apoteker, pada Tahun 2018 lalu Pemkab Purworejo telah membuka 26 formasi Apoteker untuk ditempatkan di Puskesmas. Sehingga pada tahun 2019 sudah ada 27 Puskesmas yang memiliki apoteker. Diharapkan, para apoteker tersebut segera mengambil alih tugas pengelolaan obat yang sebelumnya dilakukan oleh tenaga teknis kefarmasian atau tenaga kesehatan lain. 

Saya sangat mengapresiasi para apoteker selalu memperbaharui pengetahuan kefarmasian sehingga dalam melakukan pengelolaan obat dan pelayanan kefarmasian dapat dilakukan secara professional. Semoga Apoteker Indonesia semakin bermanfaat bagi masyarakat,” katanya, dalam Seminar Kefarmasian dan Rakercab Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Purworejo di RM. Dargo, Minggu (30/06).

Wabup berharap pengelolaan obat di Puskesmas dilakukan secara lebih profesional baik dalam hal manajemen maupun farmasi klinis. Para apoteker yang berpraktek di fasilitas kesehatan swasta baik di klinik, apotek, rumah sakit, juga diharapkan ikut mensukseskan program pemerintah dengan melakukan pengelolaan obat dan praktek farmasi klinis secara professional.

Selain itu, wakil Bupati berpesan agar para apoteker selalu mengadakan obat melalui jalur yang resmi dan memperhatikan cara pendistribusian serta penyimpanan obat yang baik. Sehingga kualitas obat yang didistribusikan ke masyarakat dapat terjamin.

Saya tidak ingin masyarakat kita mendapatkan obat yang tidak berkualitas yang berakhir pada kegagalan kesembuhan pasien,” pungkasnya.

Menurutnya, obat harus dikelola secara benar dan dilakukan oleh tenaga yang memiliki kewenangan yaitu Tenaga Kefarmasian seperti diamanahkan dalam UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sehingga selaku pemerintah, pihaknya sangat mendorong agar semua fasilitas pelayanan kesehatan menjadikan apoteker sebagai penanggung jawab pengelolaan obat.

Artikel ini sudah diberitakan dengan judul “Wakil Bupati Minta Apoteker Utamakan Kualitas Obat untuk Masyarakat” pada laman https://purworejo.sorot.co/berita-9747-link.html

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>